DPD PDIP Jatim Tetapkan Soekarno Run Banyuwangi Jadi Agenda Tahunan

DPD PDIP Jatim Tetapkan Soekarno Run Banyuwangi Jadi Agenda Tahunan
DPD PDIP Jatim Tetapkan Soekarno Run Banyuwangi Jadi Agenda Tahunan

MEDIATODAY.ID — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur resmi menetapkan Soekarno Run BWX di Banyuwangi sebagai agenda tahunan partai. Keputusan ini diambil untuk mendorong budaya hidup sehat sekaligus memposisikan Banyuwangi sebagai ikon pariwisata baru Jawa Timur. Penyelenggaraan perdana skala besar akan menjadi tolok ukur keberhasilan sebelum dievaluasi untuk tahun-tahun berikutnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menyatakan penetapan Soekarno Run BWX sebagai agenda tahunan merupakan keputusan internal partai. Meski kegiatan serupa digelar serentak di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, Banyuwangi didorong menyelenggarakan event dengan skala lebih besar.

"Soekarno Run di Banyuwangi ini memang keputusan DPD untuk dijadikan acara ritual tahunan," ujar Said Abdullah dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya, ajang ini tidak sekadar aktivitas fisik. Soekarno Run dirancang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda agar terbiasa menjalani pola hidup sehat.

Alasan Banyuwangi Dipilih sebagai Pusat Penyelenggaraan

Pemilihan Banyuwangi sebagai lokasi utama Soekarno Run BWX didasari pertimbangan strategis wilayah dan kesiapan infrastruktur. Said menyebut posisi Banyuwangi yang berdekatan dengan Bali menjadi nilai tambah tersendiri.

"Kenapa Banyuwangi yang lebih besar? Karena saya punya keinginan dan mimpi bersama DPD agar Banyuwangi menjadi pusat wisata di Jawa Timur," tuturnya.

Ia menilai letak Banyuwangi sangat strategis dengan infrastruktur yang lengkap. Said optimistis Banyuwangi akan menjadi ikon baru wisata Jawa Timur.

Dampak Ekonomi dan Keterlibatan UMKM

Soekarno Run BWX tidak hanya membawa misi olahraga dan promosi pariwisata. Event ini dirancang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal.

Said mengungkapkan pihak panitia wajib menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta pedagang kaki lima. Menurutnya, sektor riil paling bawah harus ikut bergerak.

"Dari laporan panitia, setiap event di Banyuwangi selalu bekerja sama dengan UMKM kita, PKL, dan pedagang lainnya," ujar Said.

Ia menambahkan, jika sektor bawah bergerak maka sektor di atasnya pasti ikut terdampak. Banyuwangi dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung hal tersebut.

Perbedaan Fokus Soekarno Run di Tiap Regional

Said menegaskan konsistensi penyelenggaraan sudah dijamin melalui keputusan internal partai. Pihaknya berencana terus mengevaluasi dan meningkatkan kemeriahan acara setelah penyelenggaraan Soekarno Run BWX.

Ia menjelaskan Soekarno Run digelar di berbagai lokasi dengan karakteristik dan fokus penekanan yang berbeda. Soekarno Run BWX memprioritaskan kombinasi sport tourism, penguatan destinasi wisata baru, serta pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM dan PKL lokal.

Sementara di kabupaten/kota lain, fokus utama diarahkan pada kampanye gaya hidup sehat tingkat lokal dan edukasi kebiasaan olahraga. Kegiatan massal tingkat basis diselenggarakan serentak di tiap struktur cabang daerah.

"Pada tingkat nasional, Soekarno Run Jakarta di Gelora Bung Karno fokus pada simbolisasi sejarah, perayaan Bulan Bung Karno, dan konsolidasi kader berskala nasional," tutup Said.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index