JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa nilai-nilai yang tersirat di dalam Panca Jiwa Pondok Modern Darussalam Gontor amat selaras dengan ikhtiar perjuangan dalam membangun bangsa Indonesia.
"Ini sama dengan perjuangan kami," kata Prabowo saat memberikan sambutan pada acara resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).
Sebagaimana dicermati dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kepala Negara menjelaskan bahwa Panca Jiwa Gontor meliputi keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.
Presiden mengutarakan bahwa prinsip keikhlasan dan kesederhanaan merupakan pijakan yang hendak diterapkannya dalam berjuang, sedangkan prinsip berdikari bertautan erat dengan cita-cita supaya Indonesia sanggup berdiri di atas kaki sendiri.
"Saya selalu ingin ikhlas. Saya selalu ingin sederhana. Saya ingin bangsa kami berdiri di atas kaki kami sendiri," ujarnya.
Berdasarkan pandangan Prabowo, nilai Ukhuwah Islamiyah pun semestinya dihayati serta dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Mengenai prinsip kebebasan, Presiden menerangkan bahwa hal itu mencakup kebebasan dalam berpikir yang mesti diimbangi dengan keberanian dalam mengevaluasi kekurangan internal.
"Kebebasan berpikir. Tapi juga harus ada keberanian berpikir yang benar, yang saya katakan tadi. Berani melihat kekurangan-kekurangan kami sendiri," katanya.
Prabowo menilai bahwa seluruh poin yang terkandung dalam Panca Jiwa Gontor tergolong sebagai prinsip universal yang dapat dipraktikkan secara luas.
"Tadi ini luar biasa, moto ini. Ini moto yang harus berlaku, saya kira, di mana-mana," ucapnya.
Pada momentum itu, Prabowo turut menyebutkan bahwa nilai-nilai pengajaran Gontor memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip yang ditanamkan di Akademi Militer.
Ia menambahkan deretan kualitas utama yang wajib dimiliki oleh generasi muda Indonesia antara lain berbudi tinggi, berpengetahuan luas, berpikiran bebas, serta berjiwa besar.
Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya memelihara kejujuran dan ketulusan sewaktu menjalankan amanah, serta menghindari praktik korupsi saat diberi kekuasaan atau posisi tertentu.
"Harus berbudi tinggi. Jujur, ikhlas, enggak boleh jadi koruptor. Jangan pura-pura berbudi tinggi, pura-pura ikhlas, pura-pura jujur. Begitu dikasih kepercayaan, jabatan, nyolong," kata Prabowo.
Agenda perayaan 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor tersebut diiringi pula dengan peresmian Balai Pertemuan Pondok Modern serta Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor oleh Presiden Prabowo.
Dalam kegiatan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah jajaran menteri dan pejabat negara, seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, hingga Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.