MEDIATODAY.ID — Legislator California meloloskan AB 1661, undang-undang yang mengalihkan dana 5 juta dolar AS dari penalti operator sumur minyak di Inglewood menjadi bantuan tunai langsung bagi 1.000 rumah tangga sekitar yang mengidap gangguan pernapasan atau reproduksi. Program ini disebut sebagai bentuk reparasi lingkungan pertama di tingkat negara bagian, menyasar komunitas kulit hitam yang selama lebih dari seabad hidup berdampingan dengan sumur minyak di kawasan perkotaan terbesar di Amerika Serikat.
Gubernur California Gavin Newsom diperkirakan menandatangani AB 1661 menjadi undang-undang pada Oktober mendatang. Rancangan ini diperkenalkan anggota dewan perwakilan Isaac G. Bryan, yang mewakili wilayah di sekitar Ladang Minyak Inglewood.
Struktur awalnya menyiapkan pembayaran hingga 5.000 dolar AS per rumah tangga untuk 1.000 penerima yang memenuhi syarat kesehatan. Sumber dananya berasal dari kas perbaikan dan reinvestasi komunitas negara bagian, khusus untuk warga yang tinggal paling dekat dengan ladang minyak.
Dari Keluhan Warga Menjadi Kebijakan Negara Bagian
Regina Martin tumbuh pada 1950-an dan 1960-an di dekat pompa angguk minyak. Ia mengira setiap anak hidup berdampingan dengan mesin itu, dan bahwa bau belerang seperti telur busuk yang tak pernah hilang adalah hal biasa.
Baru setelah dewasa ia melihat kemungkinan kaitan antara masa kecilnya di atas ladang pengeboran minyak perkotaan terbesar di AS dengan penyakitnya sendiri dan asma yang diderita saudaranya.
Selama lebih dari seabad, warga kulit hitam di Los Angeles dan berbagai kota lain di AS tercatat lebih besar kemungkinannya tinggal dekat sumur minyak. Polusi dari lokasi pengeboran itu dikaitkan dengan komplikasi kelahiran, gangguan perkembangan anak, penyakit pernapasan, dan kanker.
Penalti Operator Jadi Sumber Pendanaan
AB 1661 melanjutkan undang-undang Bryan sebelumnya, AB 2716, yang ditandatangani Newsom pada 2024. Regulasi itu mewajibkan Ladang Minyak Inglewood ditutup pada 2030 dan menetapkan skema penalti bagi sumur berproduksi rendah.
Sumur berproduksi rendah berpotensi melepaskan metana dan gas berbahaya lain ke udara serta air. Untuk mendorong operator menekan polusi dan membersihkan lokasi, regulator membebankan denda kepada perusahaan yang tetap mengoperasikan sumur tersebut.
Bryan menyebut operator dikenai biaya 10.000 dolar AS per sumur setiap bulan. Pendapatannya dialirkan ke kas perbaikan komunitas yang penggunaannya dibatasi hanya untuk investasi dalam radius 2,5 mil dari ladang minyak.
Reparasi Lingkungan sebagai Model Nasional
Bryan dan para pendukung menyebut kebijakan ini sebagai reparasi lingkungan. Menurut mereka, model serupa bisa direplikasi untuk memaksa perusahaan industri ikut memperbaiki kerusakan yang ditanggung warga terdekat dari lokasi pencemar.
Bagi Tianna Shaw-Wakeman, direktur program keadilan lingkungan di Black Women for Wellness Los Angeles, undang-undang ini berpotensi menjadi model pengorganisasian tingkat nasional.
"Harapan saya selalu datang dari tingkat komunitas, dari tingkat akar rumput," katanya. "Saya melihat bagaimana pengorganisasian akar rumput menciptakan perubahan jangka panjang di komunitas lokal kami, dan saya melihat itu bisa dan sedang direplikasi di seluruh negeri."
Bryan, legislator kulit hitam pertama yang memimpin Komite Sumber Daya Alam Majelis California, menyatakan konstituennya menghadapi angka harapan hidup lebih rendah serta prevalensi asma dan penyakit jantung lebih tinggi selama puluhan tahun.
"Perusahaan pada dasarnya hanya mengekstraksi dari komunitas tanpa investasi, tanpa kepedulian, dan terasa tanpa perhatian pada komunitas yang lebih luas," ujarnya kepada Capital B. "Komunitas ini berhak atas perbaikan itu, dan sudah sangat terlambat."
Bantuan Tunai sebagai Uji Coba
Dana tersebut pada akhirnya dapat membiayai perumahan terjangkau, penghijauan kota, infrastruktur taman, dan prioritas komunitas lain. Bryan menyebut program tunai ini sebagai uji coba untuk mengetahui apakah pembayaran langsung adalah bentuk perbaikan yang paling diinginkan warga.
"Kami tahu orang-orang sedang kesulitan," katanya. "Kami tahu salah satu alat terbesar melawan masyarakat yang makin tak terjangkau adalah sekadar menaruh lebih banyak uang di kantong orang."
Sejumlah komunitas di seluruh AS mendesak perlindungan lingkungan yang lebih kuat. Eksperimen California ini akan menguji apakah pemerintah dan industri bersedia melangkah melampaui pencegahan kerusakan di masa depan, menuju kompensasi bagi mereka yang sudah lama menanggung biayanya.