JAKARTA — Harga batu bara acuan (HBA) mayoritas mengalami penurunan pada periode kedua September 2026. Koreksi harga ini terjadi pada komoditas batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR, 5.300 kcal/kg GAR, serta 4.100 kcal/kg GAR. Di sisi lain, HBA untuk batu bara kalori 3.400 kcal/kg GAR justru mencatatkan kenaikan tipis.
HBA terbaru ini secara resmi ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia lewat Keputusan Menteri ESDM Nomor 364.K/MB.01/MEM.B/2026 mengenai Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Kedua Bulan September 2026.
Merujuk pada keputusan menteri tersebut, HBA batu bara dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR patokannya disetor pada angka US$123,54 per ton untuk periode kedua September 2026.
Angka ini susut apabila disandingkan dengan periode pertama September 2026 yang berada di posisi US$126,87 per ton.
Selanjutnya, HBA batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR dipatok sebesar US$93,94 per ton. Nilai itu merosot jika dibandingkan dengan periode pertama September 2026 yang sempat berada di level US$95,05 per ton.
Sementara untuk jenis batu bara dengan tingkat kalori 4.100 kcal/kg GAR, HBA ditetapkan setinggi US$63,17 per ton, bergeser turun dari US$65,06 per ton pada periode pertama September 2026.
Adapun HBA batu bara berkalori 3.400 kcal/kg GAR menguat tipis mencapai US$44,53 per ton pada periode kedua September 2026, naik dari posisi US$44,15 per ton pada periode pertama.
HMA Mineral Logam
Di sisi lain, pergerakan harga mineral logam acuan (HMA) terpantau bervariasi pada periode kedua September 2026. HMA nikel dipatok sebesar US$16.698,00 per dmt, melandai dari level US$16.733,33 per dmt pada periode pertama September 2026. HMA kobalt turut mengalami penurunan menjadi US$52.704,33 per dmt dari harga sebelumnya US$55.852,60 per dmt.
Sebaliknya, HMA timbal terpantau menguat ke posisi US$1.864,83 per dmt dari US$1.853,80 per dmt. HMA seng melesat naik menjadi US$4.033,47 per dmt dari US$3.849,17 per dmt pada periode pertama September 2026. HMA tembaga juga terkatrol naik menjadi US$14.425,97 per dmt dari posisi awal US$14.358,53 per dmt.
Adapun untuk HMA aluminium tercatat meluncur tipis ke angka US$3.251,00 per dmt dari US$3.253,30 per dmt pada periode pertama September 2026.
Berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 80.K/MB.01/MEM.B/2025 terkait Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan, penerbitan HBA dan HMA ini dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan, yaitu setiap tanggal 1 dan 15.