JAKARTA - Kebanyakan orang memilih mengisi masa pensiun dengan kegiatan yang lebih santai. Namun, Soegiyono Harsono menempuh jalan yang berbeda. Di usia 81 tahun, ia memberanikan diri menjajal kompetisi olahraga untuk pertama kalinya.
Ia tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga sukses menyabet podium kedua dalam nomor Doubles Men HYROX Indonesia kategori Age Group 60–64.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa usia tidak menjadi rintangan untuk mencoba tantangan baru. Menurut sang putri, Syu Ng, ayahnya memang bukan seorang atlet. Namun, Soegiyono sudah terbiasa menjalani gaya hidup aktif sejak masih muda.
"Sebenarnya memang dari muda sudah terbiasa hidup sehat. Hampir setiap pagi selalu lari atau jalan pagi," ujar Syu kepada Kompas.com, baru-baru ini.
Memasuki usia senja, Soegiyono merasakan perubahan pada kondisi fisiknya, seperti berkurangnya massa otot dan tubuh yang lebih cepat lelah. Ketika anak-anaknya mulai rutin berlatih di gym, Soegiyono ikut mencoba latihan beban.
"Ternyata hasilnya sangat terasa. Badan jadi lebih kuat dan aktivitas sehari-hari juga jauh lebih nyaman," kata Syu. Keputusan untuk berlatih bersama anak-anak ini membuka peluang baru, yaitu berkompetisi di ajang HYROX.
Persiapan untuk HYROX dilakukan selama kurang lebih dua hingga tiga bulan. Ia mulai mempelajari penggunaan SkiErg dan rowing secara bertahap, dengan jarak latihan yang ditingkatkan perlahan setiap pekan.
Selain itu, ia menjalani latihan kekuatan beban, termasuk sled push dengan beban sekitar 150 kilogram.
Menurut Syu, proses ini dilakukan dengan hati-hati agar tubuh sang ayah bisa menyesuaikan diri. "Semua dilakukan pelan-pelan supaya badan bisa beradaptasi tanpa dipaksakan," ujarnya.
Usaha tersebut membuahkan hasil manis. Dalam kompetisi pertamanya, Soegiyono berhasil menempati podium kedua. Bagi Syu, keberhasilan sang ayah ditentukan oleh latihan serta karakter yang kuat.
"Kalau sudah punya target, pasti akan diusahakan semaksimal mungkin sampai tercapai. Nilai itu juga yang dari dulu selalu diajarkan ke kami sebagai anak-anaknya," tuturnya.
Meskipun belum berencana berkompetisi lagi dalam waktu dekat, Soegiyono berharap banyak orang mulai menjaga kebugaran sejak usia muda.
Ia menekankan bahwa menjaga massa otot adalah investasi jangka panjang yang penting. Sementara itu, Syu berpesan agar generasi muda tidak terus menunda gaya hidup sehat.
"Jangan terus bilang 'nanti' atau 'besok saja'. Mulai saja dari sekarang. Kami enggak pernah tahu kapan niat itu benar-benar terlaksana kalau terus ditunda. Langkah kecil yang dimulai hari ini jauh lebih berarti daripada rencana yang terus diucapkan tapi tidak pernah dijalankan," pungkasnya.