JAKARTA - Eksistensi dari varian kasta tertinggi dalam lini ponsel pintar premium vivo X500 series dilaporkan kian benderang seiring dengan terdeteksinya nomor model perangkat seluler tersebut di dalam lembaran daftar IMEI.
Menyadur publikasi laporan dari Gizmochina, Rabu (24/6) waktu setempat, desas-desus ini mula-mula diembuskan oleh laman blog PassionateGeekz yang mengabarkan bahwasanya gawai pintar yang disinyalir kuat merupakan vivo X500 Pro Max telah menampakkan diri di dalam basis data IMEI.
Berdasarkan rincian di dalam daftar tersebut, didapati informasi bahwa ponsel premium ini mengusung kode nomor model V2610 serta secara eksplisit menyandang label nama sebagai vivo X500 Pro Max.
Hingga saat ini memang belum ada rincian spesifikasi mendalam lain yang terekspos ke publik, walau demikian kepastian peluncurannya nampak kian benderang di tengah pusaran spekulasi yang tengah berkembang luas.
Sejauh ini, rangkaian rumor yang berseliweran mengindikasikan bahwa vivo X500 Pro Max bakal mengandalkan konfigurasi modul kamera belakang yang dipimpin oleh sensor kamera utama Sony LYT838 berkekuatan 50MP, di mana komponen tersebut telah dipersenjatai dengan implementasi teknologi LOFIC.
Sektor kamera primer itu nantinya akan disandingkan secara harmonis bersama kamera ultra-wide berbasis IMX8-series beresolusi 50MP, serta sensor kamera telefoto periskop berdimensi fisis 1/4 inci yang mengantongi resolusi super tajam mencapai 200MP.
Melongok ke area display visualnya, perangkat vivo X500 Pro Max diproyeksikan bakal mengadopsi panel layar OLED bentang 6,85 inci besutan pabrikan BOE. Komponen layar ini diklaim sanggup menyuguhkan tingkat ketajaman resolusi 2K dibarengi dengan akselerasi kecepatan refresh rate menyentuh angka 144Hz.
Beralih ke sektor dapur pacu mekanisnya, ponsel pintar kasta tertinggi ini digadang-gadang bakal ditenagai oleh asupan chipset bertenaga Dimensity seri 9600 keluaran MediaTek. Sementara untuk urusan manajemen pasokan energi daya, perangkat flagship ini akan ditopang oleh komponen baterai masif dengan kapasitas berkisar 8000 mAh.
Poin penutupnya, sebagai jajaran gawai flagship suksesor generasi mendatang, besar kemungkinan ponsel pintar ini bakal langsung mengadopsi sistem antarmuka OriginOS 7 yang berjalan di atas fondasi sistem operasi Android 17.
Sejauh ini belum didapati informasi valid perihal apakah gawai mutakhir ini bakal diboyong menuju pasar global ataukah tidak. Kendati demikian, satu poin yang sudah bisa dipastikan, ponsel cerdas ini kemungkinan besar siap melantai di pasar domestik China dalam waktu dekat, berbarengan dengan tiga varian model kembarannya yang datang membawa diferensiasi dimensi ukuran layar mulai dari bentang 6,59 inci, 6,37 inci, hingga opsi 6,85 inci.
Adapun untuk agenda suksesi peluncuran di pasar global, beredar estimasi kuat bahwa tiga varian ponsel pintar dari keluarga baru ini bakal melakoni debut perdananya dengan mengusung titel resmi sebagai vivo X500, vivo X500 Pro, serta varian vivo X500e.