Novita Hardini Dorong Perluasan Promosi Budaya Trenggalek ke Korsel

Novita Hardini Dorong Perluasan Promosi Budaya Trenggalek ke Korsel
Promosi Budaya Trenggalek di Korsel, Novita: Kesempatan Emas Ekonomi [FOTO : NET].

Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menyatakan bahwa partisipasi Kabupaten Trenggalek dalam ajang pariwisata internasional di Korea Selatan merupakan langkah strategis untuk memperluas promosi budaya daerah sekaligus memacu dampak ekonomi bagi masyarakat lewat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Ini adalah kesempatan emas bagi Trenggalek dan kawasan Mataraman untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Turonggo Yakso bukan hanya seni pertunjukan, tetapi identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat yang harus kami perkenalkan secara lebih luas," kata Novita Hardini dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/06/2026).

Menurut Novita, promosi budaya tidak boleh sekadar berhenti pada pertunjukan seni saja, melainkan harus diarahkan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga di daerah.

"Budaya tidak boleh hanya menjadi tontonan. Budaya harus menjadi kekuatan ekonomi yang mampu menggerakkan pariwisata, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu kami terus mendorong agar potensi-potensi daerah seperti Trenggalek mendapatkan ruang tampil di level dunia," ujarnya.

Ia menilai keikutsertaan Trenggalek dalam agenda internasional tersebut merupakan bagian dari diplomasi budaya Indonesia untuk mengenalkan kekayaan tradisi Nusantara kepada masyarakat global.

"Ini bukan hanya tentang Trenggalek, tetapi tentang bagaimana budaya Indonesia berdiri sejajar dengan budaya bangsa-bangsa lain di dunia. Kami ingin dunia mengenal Indonesia melalui karya, tradisi, dan kearifan lokal yang kami miliki," katanya.

Kabupaten Trenggalek dijadwalkan tampil dalam perhelatan pariwisata internasional di Korea Selatan pada September hingga Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut akan diikuti oleh delegasi dari lebih dari 200 negara dan menjadi salah satu forum promosi budaya serta pariwisata berskala global.

Dalam forum tersebut, Trenggalek dipercaya menjadi bagian dari delegasi budaya Indonesia dengan menampilkan kesenian khas Mataraman, seperti Turonggo Yakso serta sejumlah unsur budaya Ponorogo.

 Delegasi Trenggalek pun dijadwalkan menjadi penampil tarian pembuka guna memperkenalkan seni tradisi Indonesia kepada peserta internasional.

Novita, yang membidangi urusan pariwisata dan ekonomi kreatif di Komisi VII DPR RI, berharap partisipasi ini dapat memperkuat posisi Trenggalek sebagai destinasi wisata budaya, membuka peluang kemitraan internasional, serta meningkatkan daya tarik wisata yang bermanfaat bagi pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat setempat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index