JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Tugas (Satgas) Bencana BUMN Peduli Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) oleh Danantara Indonesia. Demi memaksimalkan fungsi tersebut, Jasa Marga memelopori jalannya rapat koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY serta jajaran pemangku kepentingan terkait di Kantor BPBD DIY, Yogyakarta, Jumat (12/06/2026).
Sesi tatap muka tersebut bertindak sebagai langkah strategis guna merajut sinergi antara pihak BUMN dan pemerintah daerah dalam mendongkrak kesiapsiagaan sekaligus memperkokoh ketahanan wilayah kala berhadapan dengan bermacam potensi bencana.
Langkah awal tersebut juga diposisikan sebagai bagian dari realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga yang menyokong gerakan penanggulangan bencana serta pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengutarakan, mandat selaku Korwil Satgas Bencana BUMN Peduli DIY merupakan sebuah amanah yang menuntut profesionalisme, aspek akuntabilitas, serta sinergi lintas sektor yang kokoh.
"Baging Jasa Marga, esensi dari semangat melayani sepenuh hati juga ditunjukkan melalui aksi nyata kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Jasa Marga berkomitmen hadir sebagai pilar pelindung sosial, terutama saat masyarakat menghadapi situasi darurat bencana," kata Rivan, dikutip Minggu (14/06/2026).
Koordinasikan Kolaborasi Antar-BUMN
Rivan menerangkan, pembentukan Satgas Bencana BUMN diprakarsai oleh Danantara Indonesia guna mengakselerasi waktu respons penanganan di area lapangan di bawah koordinasi berskala nasional PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Selaku Korwil Satgas Bencana BUMN Peduli DIY, Jasa Marga mengemban tugas mengoordinasikan jalinan kerja sama antar-BUMN serta mengelola komunikasi intensif bersama pihak BPBD DIY.
"Dalam pelaksanaannya, BPBD memegang komando penanganan darurat dan mitigasi di daerah, sementara Jasa Marga berperan mendukung penanganan bantuan bencana kepada masyarakat terdampak melalui respons cepat," kata Rivan.
Berdasarkan penjelasannya, kehadiran dua anak perusahaan Jasa Marga Group di wilayah DIY, yakni PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), bakal menopang mobilisasi tim Satgas Bencana BUMN Peduli di kawasan tersebut.
"Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal yang baik untuk mengoptimalkan kontribusi seluruh BUMN demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat DIY," ujar Rivan.
BPBD DIY Soroti Pentingnya Kesiapsiagaan
Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata menyalurkan apresiasi tinggi atas sokongan Jasa Marga dalam menyatukan kekuatan BUMN demi memperkuat program penanggulangan bencana. Dirinya memandang andil aktif dari BUMN sangat krusial untuk mendongkrak kapasitas masyarakat, mengingat wilayah DIY mempunyai profil geografis yang dinamis terhadap bermacam ancaman, mulai dari aktivitas erupsi gunung berapi, guncangan gempa bumi, hingga fenomena cuaca ekstrem.
"Kami terus mendorong penguatan kesiapsiagaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan sarana dan prasarana, serta pemberdayaan relawan yang menjadi garda terdepan saat terjadi bencana," ujar Ruruh.
Menurut pandangannya, kemitraan dengan bermacam unsur, termasuk Jasa Marga, diharapkan bisa menyokong agenda kerja BPBD DIY sehingga warga mempunyai kesiapan serta kemampuan untuk menyelamatkan diri tatkala berhadapan dengan kondisi darurat.
Program kerja dari Korwil Satgas Bencana BUMN DIY ini menjadi wujud nyata dari komitmen Jasa Marga dalam memadukan kaidah Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam program kemasyarakatan demi mendorong laju pembangunan nasional yang inklusif serta berkelanjutan.