JAKARTA - PT PELNI kembali mengoperasikan KM. Egon dengan rute baru yang menghubungkan pulau-pulau strategis di Indonesia. Pengumuman ini memudahkan masyarakat dan pelaku logistik untuk merencanakan perjalanan maupun pengiriman barang.
Lintasan Perjalanan KM. Egon
KM. Egon Voyage 08.2026 akan melintasi Waingapu, Lembar, Surabaya, Batulicin, Pare-Pare, dan Bontang. Jalur ini melibatkan beberapa putaran antara Pare-Pare dan Bontang untuk memastikan distribusi penumpang dan logistik lebih efisien.
Perjalanan dimulai pada Sabtu, 4 April 2026, dari Waingapu pukul 21:00. Kapal dijadwalkan kembali ke Waingapu pada Minggu, 19 April 2026 pukul 06:00, menandai akhir dari Voyage 08.
Jadwal Kedatangan dan Keberangkatan di Pelabuhan
KM. Egon tiba di Lembar pada Senin, 6 April 2026 pukul 06:00 dan berangkat pukul 09:00. Surabaya dijadwalkan tiba pada Selasa, 7 April pukul 08:00 dan berangkat pukul 14:00 untuk melanjutkan perjalanan ke Batulicin.
Di Batulicin, kapal akan tiba Rabu, 8 April pukul 20:00 dan berangkat pukul 23:00. Pare-Pare menerima kedatangan kapal Kamis, 9 April pukul 21:00 dan keberangkatan pukul 23:59.
Bontang akan disinggahi pada Sabtu, 11 April pukul 03:00 dengan keberangkatan pukul 09:00. Perjalanan dilanjutkan ke Pare-Pare, yang kembali dijadwalkan Minggu, 12 April pukul 11:00 dan berangkat pukul 14:00.
Perputaran Rute dan Efisiensi Operasional
KM. Egon melakukan putaran kedua antara Bontang dan Pare-Pare, Senin, 13 April pukul 15:00 hingga 17:00, dan Selasa, 14 April pukul 17:00 hingga 19:00. Putaran ini dirancang untuk mengakomodasi penumpang dan distribusi logistik secara optimal.
Selanjutnya, kapal kembali ke Batulicin Rabu, 15 April pukul 16:00 dan berangkat pukul 19:00. Surabaya menjadi pelabuhan terakhir sebelum kembali ke Lembar pada Sabtu, 18 April pukul 01:00 dengan keberangkatan pukul 03:00.
Panduan untuk Penumpang dan Logistik
Kapal dijadwalkan tiba kembali di Waingapu pada Minggu, 19 April pukul 06:00. PT PELNI mengingatkan penumpang untuk selalu melakukan konfirmasi ulang melalui kanal resmi PELNI atau Contact Center 162 sebelum keberangkatan karena jadwal dapat berubah mengikuti kondisi operasional.
Pengoperasian KM. Egon menjadi solusi penting untuk konektivitas antar-pulau, baik untuk transportasi penumpang maupun distribusi barang. Layanan ini mendukung aktivitas ekonomi di wilayah timur hingga tengah Indonesia dengan moda transportasi laut yang efisien.