Penerbangan

Lonjakan Penerbangan Selama Mudik Lebaran 2026, Bandara Siap Layani Jutaan Penumpang

Lonjakan Penerbangan Selama Mudik Lebaran 2026, Bandara Siap Layani Jutaan Penumpang
Lonjakan Penerbangan Selama Mudik Lebaran 2026, Bandara Siap Layani Jutaan Penumpang

JAKARTA - Perjalanan udara selama musim mudik Lebaran selalu mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Hal tersebut juga diprediksi kembali terjadi pada musim Angkutan Lebaran tahun 2026 yang akan datang.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi salah satu pusat pergerakan penumpang terbesar selama periode libur Idulfitri. Aktivitas penerbangan di bandara ini diperkirakan meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.

PT Angkasa Pura Indonesia melalui InJourney Airports memperkirakan jumlah penumpang yang akan dilayani selama periode Angkutan Lebaran tahun 2026 akan mencapai jutaan orang. Proyeksi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara untuk perjalanan mudik.

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 mencapai 3.010.993 orang. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat sekitar 2,22 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025.

Peningkatan jumlah penumpang ini tidak terlepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur Idulfitri. Selain itu transportasi udara juga menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh yang lebih singkat.

Lonjakan pergerakan penumpang diprediksi terjadi pada penerbangan domestik maupun internasional. Kondisi ini membuat pengelola bandara harus mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran operasional.

Selain jumlah penumpang, aktivitas penerbangan pesawat juga diperkirakan mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan perjalanan udara selama periode mudik Lebaran.

Proyeksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran

Bandara Soekarno-Hatta memprediksi akan terjadi lonjakan penumpang pada beberapa hari tertentu selama periode Angkutan Lebaran 2026. Hari-hari tersebut diperkirakan menjadi puncak arus mudik dan arus balik.

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada hari tersebut jumlah penumpang diperkirakan mencapai 187.202 orang dalam satu hari.

Sementara itu puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026. Pada hari tersebut jumlah penumpang diperkirakan mencapai 198.387 orang.

Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan udara selama periode libur Lebaran. Oleh karena itu pengelola bandara harus mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung.

Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga diperkirakan meningkat. Hal ini terjadi karena maskapai menambah frekuensi penerbangan untuk memenuhi tingginya permintaan perjalanan.

Pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026 diprediksi mencapai 19.891 penerbangan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 3,43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Untuk mendukung tingginya permintaan perjalanan udara selama musim mudik, maskapai telah mengajukan tambahan jadwal penerbangan. Penerbangan tambahan tersebut dikenal dengan istilah extra flight.

Maskapai mengajukan total 735 penerbangan tambahan selama periode tersebut. Jumlah tersebut terdiri dari 365 penerbangan domestik dan 370 penerbangan internasional.

Persiapan Operasional Bandara Menghadapi Lonjakan Penumpang

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyatakan telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik. Persiapan tersebut mencakup berbagai aspek operasional dan pelayanan di bandara.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyampaikan bahwa manajemen bandara bersama seluruh stakeholder telah melakukan berbagai persiapan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran.

“Bandara Soekarno-Hatta telah mempersiapkan berbagai aspek operasional dan pelayanan untuk menghadapi peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026,” ujar Heru dalam keterangan resmi.

Ia menjelaskan bahwa proyeksi penumpang selama periode tersebut mencapai lebih dari tiga juta orang. Oleh karena itu pengelola bandara memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya telah dipersiapkan dengan baik.

“Dengan proyeksi lebih dari 3 juta penumpang serta dukungan penerbangan tambahan, kami memastikan seluruh fasilitas, personel, dan koordinasi antar stakeholder berjalan optimal agar perjalanan para pengguna jasa tetap aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.

Heru juga menambahkan bahwa koordinasi intensif dengan berbagai pihak terus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengaturan arus penumpang berjalan dengan baik selama periode mudik.

“Kami telah berkoordinasi dengan maskapai, ground handling, serta otoritas terkait untuk mengoptimalkan pengaturan arus penumpang dan fasilitas terminal guna menghindari kepadatan serta memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pengguna jasa bandara,” jelasnya.

Langkah koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan operasional bandara. Dengan kerja sama antar pihak, pelayanan kepada penumpang diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Distribusi Penerbangan dan Penumpang di Setiap Terminal

Selain mempersiapkan operasional secara keseluruhan, pengelola bandara juga memantau distribusi penerbangan di setiap terminal. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran arus penumpang di berbagai titik layanan.

Data yang diterima menyebutkan bahwa jadwal penerbangan pada Minggu, 15 Maret 2026 menunjukkan aktivitas yang cukup padat di berbagai terminal. Setiap terminal melayani jumlah penerbangan dan penumpang yang berbeda.

Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, menjelaskan bahwa Terminal 1 diperkirakan melayani ratusan penerbangan pada hari tersebut. Terminal ini menjadi salah satu titik keberangkatan penting untuk penerbangan domestik.

Terminal 1 diperkirakan melayani sekitar 309 penerbangan. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 26,67 persen dari total penerbangan yang beroperasi pada hari itu.

Dari jumlah penerbangan tersebut, Terminal 1 diperkirakan melayani sekitar 50.445 penumpang. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 28,98 persen dari total penumpang yang melakukan perjalanan.

Sementara itu Terminal 2 domestik juga diperkirakan melayani jumlah penerbangan yang cukup tinggi. Terminal ini menjadi salah satu pusat aktivitas penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta.

Terminal 2 domestik diproyeksikan melayani sekitar 349 penerbangan. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 30,12 persen dari total penerbangan yang beroperasi pada hari tersebut.

Dari jumlah penerbangan tersebut, Terminal 2 domestik diperkirakan melayani sekitar 47.684 penumpang. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 27,4 persen dari total penumpang.

Untuk penerbangan internasional di Terminal 2 tercatat terdapat sekitar 90 penerbangan. Jumlah penumpang yang dilayani pada penerbangan internasional tersebut mencapai sekitar 13.199 orang.

Terminal 3 juga menjadi salah satu terminal yang melayani penerbangan domestik dan internasional. Aktivitas penerbangan di terminal ini diperkirakan cukup tinggi selama periode tersebut.

Di Terminal 3, penerbangan domestik diperkirakan mencapai sekitar 236 penerbangan. Jumlah penumpang yang dilayani pada penerbangan domestik tersebut mencapai sekitar 33.081 orang.

Sementara itu penerbangan internasional di Terminal 3 diperkirakan mencapai sekitar 160 penerbangan. Jumlah penumpang pada penerbangan internasional tersebut diperkirakan mencapai sekitar 29.614 orang.

Selain penerbangan penumpang, aktivitas penerbangan kargo juga tetap berlangsung selama periode tersebut. Tercatat terdapat sekitar 15 penerbangan kargo yang juga beroperasi pada hari itu.

Penerbangan kargo tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi logistik selama periode libur Lebaran. Dengan demikian aktivitas transportasi udara tidak hanya melayani penumpang tetapi juga kebutuhan pengiriman barang.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Bandara Soekarno-Hatta diharapkan mampu melayani lonjakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Pengelola bandara juga terus berupaya memastikan seluruh layanan berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi para pengguna jasa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index