Pasar Otomotif

Penjualan LSUV Indonesia Januari 2026: Toyota Rush Masih Dominasi Pasar Otomotif

Penjualan LSUV Indonesia Januari 2026: Toyota Rush Masih Dominasi Pasar Otomotif
Penjualan LSUV Indonesia Januari 2026: Toyota Rush Masih Dominasi Pasar Otomotif

JAKARTA - Segmen low sport utility vehicle (LSUV) di Indonesia membuka tahun 2026 dengan dinamika yang cukup berbeda dari akhir tahun lalu. Beberapa model tetap mendominasi, sementara ada yang mengalami perubahan posisi signifikan.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Rush masih memimpin dengan 2.345 unit terjual pada Januari 2026. Dominasi Rush tetap terlihat meski angka penjualannya turun dibanding Desember 2025.

Daftar Penjualan LSUV Januari 2026

Di posisi kedua, Daihatsu Terios mencatatkan 946 unit, sedangkan Suzuki XL7 berada di peringkat ketiga dengan 786 unit. Mitsubishi Xpander Cross melengkapi daftar empat besar dengan 645 unit terjual.

Hyundai Stargazer X mencatatkan penjualan 177 unit, Honda BR-V 89 unit, dan Citroen C3 Aircross hanya 40 unit. Penjualan ini menegaskan bahwa segmen LSUV tetap kompetitif dengan pemain utama yang sudah dikenal.

Perbandingan Bulanan dan Tren Penurunan

Jika dibandingkan dengan Desember 2025, terjadi sejumlah pergeseran menarik dalam penjualan LSUV. Toyota Rush yang sebelumnya 3.147 unit, turun sekitar 25,5 persen menjadi 2.345 unit pada Januari 2026.

Suzuki XL7 bahkan mengalami penurunan signifikan dari 2.437 unit menjadi 786 unit, sekitar 67,7 persen. Sementara Daihatsu Terios lebih stabil, hanya turun sekitar 3,4 persen dari 979 unit menjadi 946 unit.

Total penjualan LSUV di awal tahun tercatat 5.028 unit. Angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 7.353 unit, minus 31,6 persen.

Analisis Perubahan Posisi Model LSUV

Toyota Rush tetap menjadi primadona, meski penurunan penjualan cukup terasa. Hal ini menunjukkan loyalitas konsumen terhadap Rush sekaligus adanya faktor musiman pada awal tahun.

Daihatsu Terios berhasil menjaga stabilitasnya dan tetap menjadi pesaing kuat Rush. Penurunan signifikan XL7 kemungkinan dipengaruhi oleh faktor pasar dan preferensi konsumen yang bergeser di awal tahun.

Mitsubishi Xpander Cross meski berada di posisi keempat, menunjukkan konsistensi dengan 645 unit terjual. Hyundai Stargazer X dan Honda BR-V masih menjadi pilihan minoritas dalam segmen LSUV, masing-masing dengan 177 dan 89 unit.

Data Lengkap Penjualan LSUV

Berikut daftar lengkap penjualan LSUV Indonesia Januari 2026:
• Toyota Rush: 2.345 unit
• Daihatsu Terios: 946 unit
• Suzuki XL7: 786 unit
• Mitsubishi Xpander Cross: 645 unit
• Hyundai Stargazer X: 177 unit
• Honda BR-V: 89 unit
• Citroen C3 Aircross: 40 unit

Sedangkan penjualan LSUV Desember 2025 adalah sebagai berikut:
• Toyota Rush: 3.147 unit
• Suzuki XL7: 2.437 unit
• Daihatsu Terios: 979 unit
• Mitsubishi Xpander Cross: 658 unit
• Hyundai Stargazer X: 97 unit
• Citroen C3 Aircross: 35 unit

Penurunan total penjualan di awal tahun menunjukkan adanya penyesuaian pasar pasca akhir tahun. Model-model yang lebih stabil seperti Terios menunjukkan strategi pemasaran dan penerimaan konsumen yang efektif.

Kesimpulan dan Proyeksi Awal Tahun

Segmen LSUV Indonesia di awal 2026 tetap menarik untuk diikuti. Toyota Rush mempertahankan posisi puncak, Daihatsu Terios stabil, sedangkan Suzuki XL7 mengalami koreksi besar.

Kondisi ini bisa menjadi indikator dinamika pasar LSUV sepanjang tahun 2026. Model-model baru dan strategi promosi mungkin akan mempengaruhi pergeseran posisi di bulan-bulan berikutnya.

Melihat tren ini, konsumen memiliki berbagai pilihan yang menyesuaikan kebutuhan dan anggaran. Persaingan di segmen LSUV tetap ketat dengan peluang bagi beberapa pemain untuk mengejar kembali posisi mereka.

Selain itu, pemahaman konsumen terhadap fitur, harga, dan kenyamanan kendaraan menjadi faktor penting dalam memilih LSUV. Produsen pun dituntut lebih inovatif untuk mempertahankan pangsa pasar dan menarik minat pembeli baru.

Awal tahun 2026 menunjukkan bahwa segmen LSUV Indonesia masih menjadi favorit masyarakat. Tren ini diperkirakan akan terus mempengaruhi strategi pemasaran dan peluncuran model baru sepanjang tahun.

Dengan data penjualan Januari 2026, para analis dapat memperkirakan kecenderungan konsumen di segmen LSUV. Hal ini juga menjadi bahan pertimbangan bagi produsen dalam merancang strategi harga dan promosi.

Segmen LSUV tetap menjadi tolok ukur penting untuk melihat dinamika pasar otomotif Indonesia. Meskipun ada fluktuasi penjualan, minat masyarakat terhadap kendaraan jenis ini tetap tinggi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index