IHSG Ditutup Naik 2,28% ke 5.875, Saham AMMN dan BREN Melaju

Jumat, 03 Juli 2026 | 01:16:01 WIB
Menguat 2,28%, IHSG Finis di Level 5.875 Ditopang Saham Big Caps [FOTO; NET].

JAKARTA — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan hari Jumat (3/7/2026) dengan bertengger di zona hijau pada posisi 5.875,78. Laju impresif indeks komposit kali ini disokong oleh performa positif jajaran saham berkapitalisasi pasar besar (big caps), di antaranya AMMN, BREN, hingga ASII.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mendarat dengan penguatan 2,28% atau bertambah 131,22 poin ke level 5.875,78. 

Pada perdagangan akhir pekan ini, indeks komposit dibuka di posisi 5.806,16 dan sempat merangkak naik hingga menyentuh titik tertingginya pada level 5.899,30.

Berdasarkan peta penutupan pasar, tercatat ada 494 saham yang posisinya menguat, sedangkan 154 saham bergerak melemah, dan 139 saham lainnya stagnan. 

Di samping itu, nilai kapitalisasi pasar di bursa domestik kini mencapai Rp10.309,64 triliun.

Dari kelompok saham big caps, lonjakan paling tinggi diraih oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang menguat 8,02% menuju harga Rp3.500, diikuti saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang terapresiasi sebesar 5,14% ke level Rp189.775 per lembar saham.

Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk. (ASII) turut membukukan kenaikan sebesar 5,02% ke posisi Rp4.810 per saham, disusul PT Barito Renewables Energy Tbk. 

(BREN) yang melaju 4,62% menjadi Rp3.400, serta PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang menanjak sebesar 4,31% ke angka Rp6.050.

Sejak awal perdagangan hari ini, IHSG memang memperlihatkan performa yang gemilang setelah melompat signifikan sebesar 2,46% ke posisi 5.886 pada penutupan sesi pertama.

Laporan riset dari Mirae Asset Sekuritas menunjukkan bahwa penguatan indeks hingga pertengahan hari ditopang oleh kinerja saham-saham berkapitalisasi besar, seperti BREN yang melesat 8,30%, BBCA tumbuh 4,31%, serta AMMN yang melonjak hingga 7,40%.

“Data non-farm payroll [NFP] Amerika Serikat yang lemah juga membuat harga emas melonkak dan saham terkait dengan emas melaju, seperti ANTM meningkat 6,15% dan ARCI menguat 10,27%,” tulis riset tersebut.

Terkini