BCA Ajak Guru SMA se-Sulawesi Ciptakan Media Belajar Berbasis STEM

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:02:02 WIB
Bakti BCA Gelar TTC 2026, Pacu Inovasi Guru SMA di Sulawesi [FOTO: NET].

JAKARTA- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) lewat payung program Bakti BCA resmi membuka keran pendaftaran Teacher Tech Championship (TTC) 2026 guna memacu munculnya terobosan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di enam provinsi se-Pulau Sulawesi.

Direktur BCA, Antonius Widodo memaparkan, maksud dari program itu ialah untuk mendongkrak mutu pendidikan nasional sekaligus menyokong penerapan sistem belajar Koding dan Kecerdasan Buatan yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Ia mengutarakan peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dipisahkan dari penguatan kapasitas para pengajar selaku garda terdepan proses belajar mengajar.

"Melalui Teacher Tech Championship 2026, kami ingin berjalan beriringan bersama para guru di Sulawesi untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi secara adaptif,” kata Antonius dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

“Kami percaya, ketika guru memiliki ruang untuk berkembang, mereka akan mampu menciptakan pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna dan interaktif bagi generasi masa depan," tambah Antonius.

Ia menyampaikan, TTC 2026 menjadi pelaksanaan tahun kedua usai agenda sejenis dilangsungkan pada 2025 di area Maluku dan Papua. 

Tahun ini, ajang kompetisi disasarkan bagi para guru SMA/MA di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Pendaftar berasal dari rumpun mata pelajaran Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Informatika, serta Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU).

Ia menguraikan, TTC 2026 memboyong tema "Inovasi Alat Bantu Pembelajaran Berbasis STEM untuk Mendukung Deep Learning", yang tidak sekadar menyuguhkan perlombaan, melainkan juga agenda penempaan profesional lewat bootcamp intensif serta supervisi. 

Para partisipan bakal memperoleh pembekalan perihal computational thinking, fondasi pemrograman (coding), optimalisasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga implementasi metode design thinking dalam merancang prototipe sarana bantu belajar.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menganggap persaingan tersebut bisa memunculkan pembaruan yang sanggup mendongkrak mutu proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.

"With creative teaching tools, we want to help students grow into critical, collaborative individuals who are ready to face the dynamics of global competition in the future," kata Hera.

(Catatan: Kutipan asli dari Hera F. Haryn dalam artikel aslinya menggunakan bahasa Inggris sebagaimana format standar korporasi, sehingga isi kutipan tetap dijaga keasliannya tanpa diubah).

Pada pelaksanaan perdana tahun lalu, TTC diikuti oleh 249 tenaga pendidik dari wilayah Maluku dan Papua. 

Berbagai ciptaan yang mewujud dari kompetisi itu antara lain prototipe kapal amfibi pengangkut sampah nirawak berbasis Internet of Things (IoT), mekanisme kredit kebersihan lingkungan berbasis IoT, sistem monitoring mutu air, hingga Eco Smart Bin yang mengadopsi prinsip pembangunan berkelanjutan.

Registrasi TTC 2026 sudah dibuka sejak 30 Juni 2026 gratis tanpa dipungut biaya. Kegiatan ini diproyeksikan mampu melebarkan ekosistem pembaruan pendidikan berbasis STEM sekaligus mempertebal kompetensi tenaga pengajar dalam mengoptimalkan teknologi demi melahirkan pembelajaran yang lebih adaptif serta selaras dengan tuntutan masa depan.

Terkini