JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang mesti diimplementasikan secara konkret di lapangan.
"Untuk itu kami memastikan perintah presiden benar-benar berjalan di lapangan, sehingga diharapkan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura terus bersinergi dan berkolaborasi memastikan Gerakan Indonesia Asri terus berjalan bukan hanya menjadi slogan tetapi benar-benar dilaksanakan secara berkelanjutan," katanya di sela kegiatan kerja bakti massal Kota Jayapura, Senin [FOTO: NET].
Aksi gotong royong yang digelar kolektif ini dipusatkan di area Sungai Anafre, Taman Mandiri, Taman Imbi, serta area taman di sekitar pertokoan Gramedia, Distrik Jayapura Utara.
Agenda ini menyertakan elemen pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kota Jayapura, TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga warga sekitar sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang rapi, sehat, dan bersih.
Menurut Arya, pembenahan area Sungai Anafre tidak boleh berhenti pada aksi pembersihan berkala semata, melainkan tindakan normalisasi sungai lewat pengerukan endapan lumpur juga wajib diupayakan demi mempertahankan fungsi saluran drainase.
"Pentingnya penataan ruang terbuka hijau seperti taman kota. Selain dibersihkan secara rutin, taman-taman yang berada di lokasi strategis perlu dipercantik dan ditata agar menjadi ruang publik yang nyaman. Upaya tersebut dapat dibiayai melalui APBD maupun melalui kerja sama dengan pihak swasta," ujarnya.
Ia menguraikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukanlah ajang seremonial atau sekadar aksi bersih-bersih musiman, melainkan sebuah ikhtiar jangka panjang guna menumbuhkan kultur menjaga kelestarian alam sekaligus mempercantik lanskap perkotaan di seantero Nusantara.
"Saya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura atas inisiatifnya. Semoga gerakan ini terus berlanjut dan mendapat pengawalan secara konsisten di lapangan," katanya lagi.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengutarakan bahwa pelaksanaan kerja bakti terpadu ini menjadi pelecut semangat bagi segenap aparatur pemerintah daerah untuk semakin mempertegas kepedulian pada kebersihan wilayah perkotaan.
"Kami bersama Bapak Wamendagri telah melakukan kerja bakti di beberapa lokasi kerja bakti. Ini merupakan dorongan dari pemerintah pusat agar kita terus menjaga kebersihan Kota Jayapura," katanya.
Ia menjabarkan bahwa memelihara kebersihan lingkungan sudah tercakup ke dalam visi dan misi Pemerintah Kota Jayapura, sehingga agenda kerja bakti telah diagendakan secara berkala serta dilangsungkan dua kali dalam sebulan di semua distrik, kelurahan, hingga kampung.
"Seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujarnya.
Ia mengemukakan bahwa daerah yang resik bakal menghadirkan keindahan serta kenyamanan untuk dihuni bersama, lantaran itu pihaknya mengimbau segenap warga Kota Jayapura untuk tidak mencemari selokan atau jalur pembuangan air dengan sampah, melainkan membuangnya ke tempat yang semestinya.
"Kami berharap melalui kegiatan ini semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Kota Jayapura yang bersih, tertata, indah, serta menjadi contoh pelaksanaan gerakan Indonesia asri di Tanah Papua," katanya lagi.