Badak LNG Catat Produksi 7,12 Juta Meter Kubik Sepanjang Tahun 2025

Senin, 15 Juni 2026 | 05:22:01 WIB
PT Badak NGL (Badak LNG) [FOTO : NET].

JAKARTA - Perusahaan anak usaha Subholding Upstream Pertamina, PT Badak NGL (Badak LNG) menorehkan performa kinerja yang positif di sepanjang tahun lalu. 

Korporasi pengolah gas alam cair tersebut sukses membukukan volume produksi LNG yang melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

 Fakta tersebut dipaparkan pasca-berlangsungnya agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Sepanjang periode tahun 2025, realisasi capaian volume produksi LNG dari fasilitas kilang yang beroperasi di Bontang ini tercatat menyentuh angka 7.122.857 meter kubik. 

Di samping mengamankan target produksi LNG, pihak perusahaan juga mencatatkan torehan produksi Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebesar 197.496 meter kubik.

Raihan kesuksesan ini didorong oleh kapabilitas operasional pabrik yang sanggup mengolah feed gas dengan volume 14,23 persen lebih tinggi melampaui target. 

Imbasnya, perolehan hasil produksi hilir dalam wujud LNG sanggup terkerek hingga menyentuh angka 15,83 persen di atas target yang dipatok oleh korporasi.

"Di tengah tantangan penurunan pasokan gas dari hulu dan dinamika industri energi global, Badak LNG mampu menunjukkan resiliensi dan kinerja yang solid," ujar President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin dalam keterangan resmi, Senin (15/6/2026).

Selain daripada itu, Badak LNG pun sukses mempertahankan keunggulan standar operasional lewat capaian faktor ketersediaan kilang di level 99,77 persen, angka ini berada jauh di atas rata-rata global yang berada di posisi 95,18 persen, serta Plant Thermal Efficiency (PTE) sebesar 83,34 persen.

Achmad memastikan, pemanfaatan instrumen fasilitas serta aset kilang ke depan bakal terus dimaksimalkan secara aman, andal, serta efisien demi mengawal ketahanan energi nasional.

 Pihaknya pun menyatakan komitmen dalam memperkokoh sinergi bersama para pemangku kepentingan guna menjaga keberlangsungan roda bisnis di era transisi energi pada saat ini.

"Capaian ini menjadi bukti bahwa Perusahaan tetap mampu mengoptimalkan aset dan sumber daya yang dimiliki secara aman, andal, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan bisnis ke depan," katanya.

Terkini