RI-Jerman Sepakati Kemitraan Tenaga Kerja Teknologi dan Perawat

Senin, 15 Juni 2026 | 21:46:31 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyepakati penguatan kemitraan ketenagakerjaan sektor teknologi [FOTO : NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyetujui peningkatan kemitraan ketenagakerjaan di sektor teknologi tinggi dan bidang keperawatan, kala menerima kedatangan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

"In healthcare human resources, we highly appreciate the signing of the Letter of Intent regarding the Global Skills Partnership in nursing. Indonesia also wishes to expand employment opportunities for Indonesian workers in Germany, including in the high-tech sector," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Di samping sektor ketenagakerjaan formal, agenda pertemuan bilateral antara kedua pemimpin negara tersebut juga memberikan kabar baik bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air.

Pemerintah Indonesia menyambut positif realisasi program Partnering in Business with Germany yang secara spesifik diarahkan demi kemajuan program UMKM nasional.

Peningkatan kapasitas para pelaku usaha serta penegasan komitmen investasi komparatif tersebut bakal ditindaklanjuti secara resmi dalam waktu dekat.

Indonesia dijadwalkan bakal bertindak selaku tuan rumah dalam perhelatan Joint Economic and Investment Committee yang kedua pada tahun 2026 ini.

Hubungan kerja sama yang menyeluruh bersama pihak Jerman pun berjalan lewat skema Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA).

Pertemuan dimaksud menjadi bagian dari rangkaian dialog kemitraan strategis yang meliputi sektor ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, serta ketenagakerjaan.

Momentum tatap muka di Jakarta tersebut sekaligus berperan sebagai agenda pembuka dalam menyongsong peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman yang jatuh pada tahun 2027 esok.

Terkini