Realme C71 NFC Meluncur di Indonesia, Smartphone Entry-Level dengan Baterai Terbesar dan Spesifikasi di Atas Kelasnya

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:33:11 WIB
Realme C71 NFC Meluncur di Indonesia, Smartphone Entry-Level dengan Baterai Terbesar dan Spesifikasi di Atas Kelasnya

JAKARTA - Peluncuran Realme C71 di Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa ponsel kelas entry-level kini tidak lagi identik dengan spesifikasi seadanya. Dengan banderol harga Rp 1 jutaan, perangkat ini hadir membawa sejumlah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada kelas yang lebih tinggi.

Kehadiran Realme C71 langsung mencuri perhatian karena mengusung baterai berkapasitas besar 6.300 mAh. Kapasitas tersebut membuat ponsel ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya untuk perangkat lain.

Realme memosisikan C71 sebagai perangkat yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Strategi ini terlihat dari fokus pada daya tahan, efisiensi, dan pengalaman penggunaan harian yang stabil.

Selain baterai besar, Realme C71 juga dibekali berbagai fitur pendukung yang relevan dengan kebutuhan pengguna masa kini. Kombinasi harga terjangkau dan spesifikasi fungsional menjadi daya tarik utama dari perangkat ini.

Pendekatan Realme pada Segmen Entry-Level yang Lebih Serius

Realme secara terbuka menyampaikan ambisinya melalui peluncuran C71 NFC di pasar Indonesia. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Public Relations Lead Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, dalam keterangan pers Kamis, 19 Juni 2025.

“Melalui realme C71 NFC, kami ingin menetapkan standar baru untuk smartphone entry-level khususnya di rentang harga di bawah Rp 2 juta,” ujar Krisva Angnieszca. Ia menegaskan bahwa Realme C71 NFC dirancang agar awet, tahan lama, dan tetap memberikan pengalaman premium.

Pengalaman premium yang dimaksud mencakup desain yang ringan serta kapasitas baterai besar dengan pengisian cepat. Selain itu, fitur berbasis AI yang biasanya hadir di kelas lebih tinggi juga disematkan pada perangkat ini.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Realme tidak hanya mengejar spesifikasi di atas kertas. Perusahaan berusaha memberikan nilai tambah yang terasa langsung dalam penggunaan sehari-hari.

Dengan strategi ini, Realme C71 diharapkan mampu menjangkau pengguna pemula maupun pengguna lama yang menginginkan perangkat cadangan. Fokus pada ketahanan dan efisiensi menjadi nilai jual yang cukup kuat.

Spesifikasi Layar, Desain, dan Ketahanan Fisik

Dari sisi desain, Realme C71 memiliki dimensi 165,8 x 75,9 x 7,8 mm dengan bobot 196 gram. Ukuran ini membuat perangkat terasa cukup ramping meski dibekali baterai berkapasitas besar.

Ketahanan fisik menjadi salah satu aspek yang cukup diperhatikan pada perangkat ini. Realme C71 diklaim tahan debu, percikan air, serta mampu bertahan dari jatuh hingga ketinggian 1,5 meter.

Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, meski Realme menegaskan bahwa sertifikasi tersebut tidak menjamin ketahanan ekstrem. Sertifikasi ini lebih menunjukkan bahwa perangkat telah melalui serangkaian uji standar ketahanan.

Layar Realme C71 menggunakan panel IPS LCD dengan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan layar mencapai 725 nits sehingga masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan.

Ukuran layar yang diusung mencapai 6,67 inci dengan rasio layar ke bodi sekitar 85,2 persen. Resolusi layarnya berada di angka 720 x 1604 piksel dengan rasio 20:9 dan kerapatan sekitar 264 ppi.

Performa, Sistem Operasi, dan Konfigurasi Memori

Untuk dapur pacu, Realme C71 ditenagai chipset Unisoc T750 berbasis fabrikasi 12 nm. Chipset ini dipadukan dengan CPU octa-core yang terdiri dari dua inti Cortex-A75 dan enam inti Cortex-A55.

Konfigurasi tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas harian seperti komunikasi, media sosial, dan konsumsi konten. Pengolahan grafis ditangani oleh GPU Mali-G57 MP1 yang cukup memadai di kelasnya.

Dari sisi perangkat lunak, Realme C71 menjalankan sistem operasi Android 15. Antarmuka yang digunakan adalah Realme UI 6.0 yang menawarkan tampilan sederhana dan fitur praktis.

Pilihan memori yang tersedia terdiri dari dua varian, yakni 128GB dengan RAM 4GB serta 128GB dengan RAM 6GB. Kapasitas ini memungkinkan pengguna menyimpan berbagai aplikasi dan data tanpa cepat kehabisan ruang.

Kombinasi hardware dan software tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang stabil. Realme tampaknya menargetkan efisiensi dan kenyamanan ketimbang performa ekstrem.

Kamera, Fitur Tambahan, dan Daya Tahan Baterai

Pada sektor kamera, Realme C71 dibekali kamera belakang beresolusi 50 MP dengan bukaan f/1.8 dan dukungan PDAF. Kamera ini dilengkapi fitur LED flash dan panorama untuk kebutuhan fotografi dasar.

Kemampuan perekaman video kamera belakang mencapai 1080p pada 30fps. Untuk kamera depan, Realme menyematkan sensor 5 MP dengan bukaan f/2.2 yang juga mendukung perekaman video 1080p.

Fitur tambahan yang tersedia meliputi NFC, sensor sidik jari di samping, akselerometer, proximity, dan kompas. Perangkat ini menggunakan port USB Type-C 2.0 yang mendukung OTG.

Daya tarik utama Realme C71 terletak pada kapasitas baterainya yang mencapai 6.300 mAh. Realme mengklaim kapasitas ini merupakan yang terbesar di kelas gawai entry-level.

Dengan baterai tersebut, pengguna disebut dapat menggunakan perangkat hingga dua hari penuh. Pengisian daya selama satu jam diklaim sudah cukup untuk mendukung aktivitas harian secara optimal.

Teknologi 45W Fast Charge memungkinkan pengisian daya hingga 50 persen dalam waktu sekitar 36 menit. Dalam klaim lain, pengisian selama lima menit dapat memberikan waktu penggunaan hingga 9,5 jam.

Menariknya, Realme C71 NFC juga mendukung fitur reverse charging 6W. Dengan port Type-C, perangkat ini bisa berfungsi sebagai power bank untuk mengisi daya ponsel atau perangkat lain.

Pilihan warna yang tersedia untuk Realme C71 adalah Midnight Lily dan Lily White. Kedua warna tersebut dirancang untuk memberikan kesan sederhana namun tetap modern.

Dengan seluruh fitur yang ditawarkan, Realme C71 menjadi opsi menarik di segmen harga terjangkau. Perangkat ini menunjukkan bahwa ponsel entry-level kini dapat menawarkan fungsi yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya.

Terkini